Pusat Simulasi dan Siber Angkatan Darat (Pussiberad) TNI AD kembali menorehkan prestasi gemilang dengan memborong tiga gelar juara dalam ajang kompetisi siber tingkat nasional bertajuk Cyber Competition Rise The Ranger. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen dan kapabilitas tinggi prajurit TNI Angkatan Darat dalam menghadapi tantangan peperangan siber modern yang terus berkembang pesat.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak secara konsisten terus mendorong seluruh prajurit TNI AD untuk menguasai kemampuan siber guna menghadapi dinamika ancaman digital saat ini. Prestasi membanggakan ini diraih pada ajang Cyber Competition Rise The Ranger-2 Tahun 2026, di mana tim siber TNI AD sukses menyabet tiga gelar juara sekaligus dan mengukuhkan dominasi mereka di bidang teknologi keamanan siber militer.
Rincian Prestasi Pussiberad TNI AD di Rise The Ranger
Kompetisi siber ini menguji berbagai aspek teknis pertahanan dan keamanan jaringan, mulai dari mitigasi kerentanan sistem, analisis forensik digital, hingga strategi penanggulangan serangan siber. Berikut adalah rangkuman pencapaian TNI AD dalam ajang tersebut:
| Ajang Kompetisi | Tahun Pelaksanaan | Pencapaian TNI AD | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Cyber Competition Rise The Ranger | 2026 | Memborong 3 Gelar Juara | Diraih oleh Tim Siber TNI AD / Pussiberad dalam ajang Rise The Ranger-2 |
Strategi Pengembangan Kapabilitas Siber TNI AD
Penguatan satuan siber di lingkungan TNI AD menjadi salah satu fokus utama pimpinan pertahanan negara. Dengan tantangan global yang bergeser ke ranah digital dan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui kompetisi seperti Rise The Ranger sangat krusial. Ajang ini tidak hanya sekadar menguji kemampuan teknis prajurit, tetapi juga membangun sinergi dan kesiapan taktis dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di ruang siber.
Melalui pembinaan satuan yang berkelanjutan dan partisipasi aktif dalam berbagai ajang kompetisi keamanan siber, Pussiberad TNI AD terus memantapkan posisinya sebagai garda terdepan pertahanan siber nasional yang tangguh, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi masa kini.