Mengalami error pada situs WordPress bisa menghambat operasional website Anda. Berdasarkan dokumentasi dan penanganan resmi, masalah seperti Mixed Content, 500 Internal Server Error, hingga error Updating failed. The response is not a valid JSON response merupakan beberapa kendala umum yang sering ditemui pengelola situs.
Artikel ini merangkum metode penyelesaian teknis untuk mengatasi berbagai kendala tersebut secara cepat dan aman langsung dari panel administrasi maupun server Anda.
1. Cara Mengatasi Error Mixed Content
Error Mixed Content terjadi ketika situs Anda sudah menggunakan protokol HTTPS, tetapi beberapa sumber daya (gambar, skrip, atau stylesheet) masih dimuat melalui HTTP. Hal ini membuat ikon gembok SSL di browser tidak muncul atau rusak.
| Metode | Tingkat Kesulitan | Keterangan |
|---|---|---|
| Menggunakan Plugin SSL | Mudah | Cocok untuk pemula, otomatis mengubah URL HTTP ke HTTPS. |
| Mengubah URL di Database | Menengah | Melakukan pencarian dan penggantian (search and replace) pada tabel database. |
| Memperbarui File .htaccess | Menengah | Memaksa pengalihan lalu lintas HTTP ke HTTPS melalui server Apache. |
Langkah Teknis Perbaikan Mixed Content
- Instal dan aktifkan plugin migrasi SSL seperti Really Simple SSL melalui dashboard WordPress.
- Buka menu pengaturan plugin tersebut dan pilih opsi untuk mengaktifkan pengalihan SSL otomatis.
- Bersihkan cache situs dan browser Anda untuk melihat perubahan.
2. Memperbaiki Error "Updating failed. The response is not a valid JSON response"
Pesan kesalahan ini biasanya muncul di Gutenberg Editor saat Anda mencoba memperbarui atau menerbitkan halaman/postingan baru. Penyebab utamanya meliputi masalah pada permalink, konflik plugin, atau pengaturan file .htaccess yang rusak.
Langkah Perbaikan
- Periksa Pengaturan Permalink: Buka menu Pengaturan > Permalinks di dashboard WordPress, lalu klik tombol "Simpan Perubahan" tanpa mengubah apapun untuk menyegarkan aturan URL.
- Uji Konflik Plugin: Nonaktifkan semua plugin secara sementara, lalu coba lakukan pembaruan kembali untuk mengidentifikasi plugin yang bermasalah.
- Periksa Status REST API: Pastikan REST API situs Anda tidak diblokir oleh plugin keamanan atau firewall server.
3. Mengatasi 500 Internal Server Error di WordPress
500 Internal Server Error adalah masalah umum di mana server mengalami kendala dalam memproses permintaan, namun tidak dapat mendiskripsikan spesifikasi letak kesalahannya secara detail.
Langkah Diagnostik & Solusi
- Cek File .htaccess: Masuk ke direktori root melalui cPanel atau FTP, cari file
.htaccess, lalu ubah namanya menjadi.htaccess_old. Coba muat ulang situs Anda. Jika berhasil, buat file.htaccessbaru yang bersih melalui menu pengaturan permalink. - Tingkatkan Batas Memori PHP: Tambahkan baris kode berikut ke dalam file
wp-config.phpAnda:define('WP_MEMORY_LIMIT', '256M'); - Nonaktifkan Plugin Bermasalah: Jika error terjadi setelah memasang plugin baru, masuk ke direktori
wp-content/pluginsvia FTP dan ubah nama folder plugin tersebut untuk menonaktifkannya secara paksa.
Selalu lakukan pencadangan (backup) database dan file situs sebelum melakukan perubahan tingkat lanjut pada server atau file inti WordPress.