Situs web dinamis adalah jenis situs web yang kontennya dapat berubah-ubah secara real-time berdasarkan interaksi pengguna, waktu akses, atau data dari database. Berdasarkan dokumentasi ensiklopedia, salah satu contoh jenis situs yang umumnya mengimplementasikan situs web dinamis adalah platform yang tidak menggunakan file HTML statis murni untuk setiap halamannya, melainkan memproses permintaan pengguna menggunakan bahasa pemrograman sisi server dan basis data.
Karakteristik Utama Website Dinamis
Tidak seperti halnya situs web statis yang menampilkan informasi tetap kepada setiap pengunjung, situs web dinamis dirancang untuk memberikan pengalaman interaktif. Pengimplementasian situs web dinamis umumnya melibatkan skrip pemrograman yang berjalan di server untuk menghasilkan halaman HTML secara langsung saat ada permintaan dari peramban.
| Fitur/Aspek | Website Statis | Website Dinamis |
|---|---|---|
| Sumber Konten | File HTML permanen | Database dan skrip server |
| Interaksi Pengguna | Sangat terbatas (hanya membaca) | Tinggi (komentar, login, transaksi) |
| Pengelolaan | Membutuhkan keahlian koding untuk ubah isi | Dilengkapi CMS atau panel admin |
Contoh Implementasi Teknologi Pendukung
Dalam ekosistem pengembangan perangkat lunak, pembangunan fungsionalitas dinamis didukung oleh berbagai bahasa pemrograman dan skrip. Sebagai contoh, bahasa pemrograman ringkas seperti Lua sering kali dirancang sebagai bahasa pemrograman dinamis berbasis skrip dengan semantik yang dapat dikembangkan atau ditambahkan untuk memperluas kemampuan sistem aplikasi tertentu.
Perbedaan Pengolahan Data
Situs web dinamis memproses parameter masukan dari pengguna melalui form, cookie, atau sesi aktif. Hal ini memungkinkan halaman web menampilkan data yang spesifik untuk setiap individu, seperti beranda media sosial yang berbeda antara satu pengguna dengan pengguna lainnya.