Dasar Penggunaan Ahrefs untuk Pemula
Ahrefs adalah perangkat lunak SEO (Search Engine Optimization) yang digunakan untuk riset kata kunci, analisis tautan balik (backlink), audit situs, dan pemantauan peringkat. Untuk pemula, fokus utama harus diarahkan pada tiga fitur inti: Site Explorer, Keywords Explorer, dan Site Audit.
Langkah 1: Analisis Kompetitor dengan Site Explorer
Masukkan domain kompetitor Anda ke dalam kolom pencarian Site Explorer. Anda akan mendapatkan data mengenai:
- Organic Traffic: Estimasi jumlah pengunjung bulanan dari mesin pencari.
- Organic Keywords: Daftar kata kunci yang mendatangkan trafik ke situs tersebut.
- Backlinks: Profil tautan yang mengarah ke situs tersebut.
Langkah 2: Riset Kata Kunci dengan Keywords Explorer
Gunakan fitur ini untuk mencari ide konten. Masukkan kata kunci target, lalu perhatikan metrik berikut:
| Metrik | Fungsi |
|---|---|
| Keyword Difficulty (KD) | Tingkat kesulitan peringkat (0-100). Pilih KD rendah untuk pemula. |
| Volume | Jumlah pencarian rata-rata per bulan. |
| Clicks | Jumlah klik yang terjadi pada hasil pencarian. |
| Parent Topic | Topik utama yang mencakup kata kunci tersebut. |
Langkah 3: Audit Situs untuk Kesehatan Teknis
Fitur Site Audit akan memindai situs Anda untuk menemukan masalah teknis seperti tautan rusak (broken links), tag meta yang hilang, atau masalah kecepatan halaman. Pastikan untuk memperbaiki error dengan status 'Critical' terlebih dahulu.
Tips Efektif Menggunakan Ahrefs
Jangan terjebak pada metrik yang terlalu kompleks di awal. Fokuslah pada Content Gap (fitur untuk melihat kata kunci yang dimiliki kompetitor tetapi tidak Anda miliki) dan Top Pages untuk melihat konten mana yang paling banyak mendatangkan trafik bagi kompetitor Anda. Gunakan data ini sebagai dasar strategi pembuatan konten Anda.