Stop words atau kata henti seperti 'dan', 'atau', 'di', 'ke', 'the', 'and', 'in' secara otomatis dimasukkan oleh WordPress ke dalam URL slug atau permalink postingan Anda. Hal ini membuat struktur URL menjadi terlalu panjang dan kurang optimal untuk Search Engine Optimization (SEO). Untuk mengatasinya, Anda dapat memanfaatkan plugin pembersih URL, fungsi fungsi kustom pada berkas functions.php, atau menggunakan fitur bawaan dari plugin SEO populer seperti Rank Math atau Yoast SEO.
Struktur URL yang bersih dan padat terbukti membantu mesin pencari memahami konteks halaman dengan lebih cepat. Artikel teknis ini mengupas tuntas metode terbaik untuk mengeliminasi kata-kata pengisi yang tidak penting dari permalink situs WordPress Anda secara aman dan permanen.
Metode Penghapusan Stop Words di WordPress
Terdapat tiga pendekatan utama yang biasa diterapkan oleh pengembang web dan praktisi SEO untuk membersihkan stop words dari URL WordPress, mulai dari tingkat pemula hingga tingkat lanjut.
| Metode | Tingkat Kesulitan | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|---|
| Plugin SEO (Rank Math / Yoast) | Mudah | Otomatis, memiliki daftar stop words bawaan | Bergantung pada plugin pihak ketiga |
| Fungsi functions.php | Menengah | Tanpa plugin tambahan, kontrol penuh | Risiko error sintaks jika salah menyalin kode |
| Penyuntingan Manual | Mudah | Akurat untuk setiap artikel spesifik | Memakan waktu jika jumlah artikel sangat banyak |
1. Menggunakan Plugin SEO (Pilihan Paling Praktis)
Sebagian besar plugin SEO modern menyediakan opsi bawaan untuk menghapus stop words secara otomatis dari slug saat Anda menerbitkan artikel baru. Berikut adalah langkah-langkah mengaktifkannya melalui plugin Rank Math:
- Masuk ke dasbor admin WordPress Anda.
- Navigasi ke menu Rank Math SEO > General Settings > Links.
- Cari opsi bertuliskan Remove Stop Words (Hapus Kata Henti).
- Ubah pengaturannya menjadi Enabled.
- Klik tombol Save Changes di bagian bawah halaman.
Setelah diaktifkan, Rank Math akan secara otomatis menyaring kata-kata yang tidak perlu dari URL setiap kali Anda membuat atau memperbarui judul postingan.
2. Menambahkan Skrip Kustom ke functions.php
Jika Anda tidak ingin mengandalkan plugin SEO yang berat dan memilih solusi berbasis kode murni, Anda dapat menyisipkan fungsi PHP ke dalam berkas functions.php pada tema aktif atau menggunakan plugin Code Snippets.
function azwinn_remove_stop_words( $slug ) {
if ( ! isset( $_POST['post_type'] ) || 'post' !== $_POST['post_type'] ) {
return $slug;
}
// Daftar stop words bahasa Indonesia dan Inggris dasar
$stop_words = array('dan', 'atau', 'di', 'ke', 'dari', 'yang', 'untuk', 'pada', 'the', 'a', 'an', 'in', 'on', 'at', 'by', 'for', 'with');
foreach ( $stop_words as $word ) {
$slug = preg_replace( '/' . preg_quote( $word, '/' ) . '/i', '', $slug );
}
// Bersihkan tanda hubung ganda yang tersisa
$slug = preg_replace( '/-+/', '-', $slug );
$slug = trim( $slug, '-' );
return $slug;
}
add_filter( 'sanitize_title', 'azwinn_remove_stop_words', 99 );
Pastikan Anda selalu melakukan cadangan (backup) basis data dan berkas situs sebelum menerapkan kode di atas untuk menghindari kegagalan sistem akibat kesalahan sintaks.
Tips Penting Terkait SEO Permalink
Menghapus stop words pada situs yang sudah lama berjalan memerlukan kehati-hatian ekstra. Jika Anda mengubah permalink artikel yang sudah terindeks oleh Google tanpa melakukan pengalihan (redirect), pengunjung akan mendapati halaman 404 Not Found.
Gunakan plugin pengalihan seperti Redirection untuk membuat aturan 301 Redirect dari URL lama yang panjang ke URL baru yang lebih pendek dan bersih. Hal ini memastikan otoritas tautan (link juice) tetap terjaga dengan baik di mata mesin pencari.