Produsen Mesin Pesawat Comac C919
Pesawat Comac C919, yang dikembangkan oleh Commercial Aircraft Corporation of China (COMAC), menggunakan mesin turbofan CFM International LEAP-1C. CFM International sendiri merupakan perusahaan patungan (joint venture) antara GE Aerospace dari Amerika Serikat dan Safran Aircraft Engines dari Prancis.
Penggunaan mesin LEAP-1C pada C919 merupakan bagian dari strategi integrasi sistem global yang diterapkan oleh COMAC untuk memastikan pesawat tersebut memenuhi standar sertifikasi internasional. Mesin ini dipilih karena efisiensi bahan bakar yang tinggi dan tingkat kebisingan yang rendah, yang menjadi standar industri pesawat berbadan sempit (narrow-body) modern.
Tabel Spesifikasi dan Komponen Utama C919
| Komponen | Penyedia/Produsen |
|---|---|
| Pesawat (Airframe) | COMAC (Tiongkok) |
| Mesin (Engine) | CFM International (LEAP-1C) |
| Sistem Avionik | GE Aerospace / AVIC |
| Sistem Pendaratan | Liebherr-Aerospace |
Analisis Rantai Pasok Teknologi
Dalam industri dirgantara, penggunaan mesin dari produsen global seperti CFM International adalah praktik standar untuk pesawat komersial guna menjamin ketersediaan suku cadang dan dukungan teknis di seluruh dunia. Meskipun COMAC sedang mengembangkan mesin domestik (CJ-1000A) melalui Aero Engine Corporation of China (AECC) sebagai langkah kemandirian teknologi jangka panjang, armada C919 yang beroperasi saat ini mengandalkan teknologi mesin dari CFM International.
Ketergantungan pada teknologi global ini memungkinkan C919 untuk bersaing secara teknis dengan pesawat sekelasnya, seperti Boeing 737 dan Airbus A320, dalam hal performa operasional dan efisiensi biaya per kursi.