Langkah Konfigurasi Database MySQL untuk Laravel di VPS
Menghubungkan aplikasi Laravel dengan database MySQL di VPS memerlukan ketelitian pada konfigurasi server dan file lingkungan (.env). Pastikan MySQL telah terinstal di server Anda sebelum memulai proses migrasi.
1. Membuat Database dan User MySQL
Masuk ke terminal VPS Anda dan akses MySQL sebagai root untuk membuat database baru serta memberikan hak akses kepada user aplikasi.
mysql -u root -p
CREATE DATABASE nama_database_anda;
CREATE USER 'nama_user'@'localhost' IDENTIFIED BY 'password_kuat';
GRANT ALL PRIVILEGES ON nama_database_anda.* TO 'nama_user'@'localhost';
FLUSH PRIVILEGES;
EXIT;2. Konfigurasi File .env Laravel
Setelah database siap, sesuaikan file .env pada direktori root proyek Laravel Anda agar aplikasi dapat berkomunikasi dengan database yang baru dibuat.
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=nama_database_anda
DB_USERNAME=nama_user
DB_PASSWORD=password_kuat3. Menjalankan Migrasi Database
Setelah konfigurasi tersimpan, jalankan perintah migrasi untuk membuat tabel-tabel yang diperlukan oleh aplikasi Laravel Anda.
php artisan migrate| Langkah | Perintah/Aksi | Tujuan |
|---|---|---|
| 1 | CREATE DATABASE | Menyiapkan wadah data |
| 2 | CREATE USER | Keamanan akses database |
| 3 | GRANT PRIVILEGES | Memberikan izin akses |
| 4 | Edit .env | Menghubungkan aplikasi |
| 5 | php artisan migrate | Membangun struktur tabel |
Troubleshooting Umum
Jika terjadi error Access Denied, pastikan username dan password di file .env sudah sesuai dengan yang didaftarkan di MySQL. Jika aplikasi tidak bisa terhubung, periksa status service MySQL dengan perintah systemctl status mysql untuk memastikan server database sedang berjalan.
Untuk performa optimal, pastikan Anda menggunakan versi MySQL yang kompatibel dengan versi PHP yang terinstal di VPS Anda. Selalu lakukan backup database secara berkala menggunakan mysqldump untuk menjaga integritas data aplikasi Laravel Anda.