Metode Pemulihan Website di Hostinger
Proses pemulihan atau restore website di Hostinger bergantung pada platform yang Anda gunakan. Hostinger menyediakan fitur backup otomatis yang dapat diakses melalui hPanel untuk mengembalikan file, database, atau seluruh isi website ke titik waktu (restore point) sebelumnya. Berikut adalah rincian metode pemulihan berdasarkan jenis layanan.
1. Restore Website WordPress
Untuk pengguna WordPress, Hostinger menyediakan fitur backup otomatis yang mencakup file dan database. Langkah-langkahnya adalah:
- Login ke hPanel Hostinger.
- Buka menu Website dan pilih Kelola pada domain terkait.
- Cari menu Backup di kolom pencarian atau sidebar.
- Pilih Backup File atau Backup Database.
- Pilih tanggal backup yang diinginkan, lalu klik Restore.
2. Restore Hostinger Website Builder
Jika Anda menggunakan Hostinger Website Builder, pemulihan dilakukan melalui editor bawaan:
- Buka editor Website Builder Anda.
- Akses menu pengaturan atau riwayat versi (version history).
- Pilih versi cadangan yang ingin dipulihkan.
- Konfirmasi pemulihan untuk mengembalikan tampilan website ke kondisi sebelumnya.
3. Metode Manual (File & Database)
Jika Anda memiliki file cadangan sendiri (ekspor .sql atau arsip .zip), Anda dapat melakukan pemulihan manual melalui File Manager dan phpMyAdmin di hPanel.
| Metode | Target Pengguna | Tingkat Kesulitan |
|---|---|---|
| Backup Otomatis | Semua Pengguna | Mudah |
| Website Builder | Pengguna Builder | Sangat Mudah |
| Manual (FTP/SQL) | Pengguna Lanjut | Menengah |
Tips Troubleshooting
Jika proses restore gagal atau website tidak muncul setelah pemulihan, periksa hal berikut:
- Cache Browser: Bersihkan cache browser Anda untuk melihat perubahan terbaru.
- Versi PHP: Pastikan versi PHP di hPanel sesuai dengan kebutuhan website Anda.
- Koneksi Database: Jika menggunakan WordPress, pastikan file
wp-config.phpmemiliki kredensial database yang benar setelah restore.