Mengapa WWW dan Non-WWW Dianggap Duplikat?
Mesin pencari seperti Google menganggap http://domain.com dan http://www.domain.com sebagai dua entitas yang berbeda. Jika keduanya dapat diakses secara bersamaan, mesin pencari akan mendeteksi adanya konten duplikat (duplicate content), yang dapat memecah otoritas domain (link equity) dan menurunkan peringkat SEO Anda. Solusi mutlak untuk masalah ini adalah menerapkan 301 Permanent Redirect agar salah satu versi menjadi versi kanonik (utama).
Implementasi Redirect 301 via .htaccess (Apache)
Jika server Anda menggunakan Apache, tambahkan kode berikut ke dalam file .htaccess di direktori root website Anda untuk memaksa semua trafik ke versi non-WWW:
RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^www\.domain\.com [NC]
RewriteRule ^(.*)$ http://domain.com/$1 [L,R=301]Jika Anda lebih memilih menggunakan versi WWW sebagai standar, gunakan kode berikut:
RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^domain\.com [NC]
RewriteRule ^(.*)$ http://www.domain.com/$1 [L,R=301]Tabel Perbandingan Metode Redirect
| Metode | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|
| .htaccess | Sangat cepat, eksekusi di sisi server | Risiko error 500 jika sintaks salah |
| Nginx Config | Performa lebih tinggi dari Apache | Memerlukan akses root ke server |
| Plugin CMS | Mudah bagi pemula | Menambah beban plugin pada sistem |
Langkah Verifikasi
Setelah menerapkan redirect, lakukan pengecekan untuk memastikan konfigurasi berjalan dengan benar:
- Buka browser dalam mode Incognito.
- Ketik versi yang tidak Anda pilih (misal: jika memilih non-WWW, ketik www.domain.com).
- Pastikan URL secara otomatis berubah (redirect) ke versi utama.
- Gunakan alat seperti Redirect Checker untuk memastikan status kode yang muncul adalah 301 Moved Permanently, bukan 302 (Temporary).
Pentingnya Canonical Tag
Selain redirect 301, pastikan setiap halaman memiliki tag canonical di bagian <head> HTML Anda. Contoh: <link rel="canonical" href="https://domain.com/" />. Ini memberikan sinyal tambahan kepada mesin pencari mengenai URL mana yang harus diindeks sebagai versi otoritatif.