Format data JSON (JavaScript Object Notation) pada web adalah format berbasis teks yang menggunakan struktur sederhana dan larik asosiatif (yang disebut sebagai objek). Format ini secara luas digunakan untuk mentransmisikan data terstruktur melalui suatu koneksi jaringan antara klien dan server, atau antar layanan berbasis web.
Selain format standar untuk pertukaran data aplikasi umum, ekosistem web juga mengembangkan varian turunan dari JSON untuk kebutuhan spesifik, seperti pengelolaan data tertaut (Linked Data) dan struktur data geografis.
Varian Format Data JSON dalam Ekosistem Web
Berikut adalah tabel perbandingan varian format data berbasis JSON yang umum digunakan dalam arsitektur web modern beserta fungsi utamanya:
| Format | Kepanjangan / Basis | Fungsi Utama di Web |
|---|---|---|
| JSON | JavaScript Object Notation | Mentransmisikan data terstruktur secara umum melalui koneksi jaringan. |
| JSON-LD | JavaScript Object Notation for Linked Data | Metode pengkodean data tertaut (linked data) di web untuk semantik mesin pencari. |
| GeoJSON | Geographic JavaScript Object Notation | Menyandikan struktur data geografis sederhana berbasis objek JSON. |
Karakteristik dan Struktur JSON
Struktur data JSON sangat ringan dan mudah dibaca oleh manusia maupun mesin. Penggunaannya mendominasi komunikasi API (Application Programming Interface) karena kompatibilitasnya yang tinggi dengan bahasa pemrograman JavaScript dan berbagai bahasa backend lainnya.
{
"nama_koneksi": "API Gateway",
"status": "terhubung",
"data": {
"id": 101,
"format": "JSON"
}
}
Dengan memanfaatkan format ini, aplikasi web modern dapat memuat data secara asinkron tanpa harus memuat ulang seluruh halaman, menciptakan pengalaman pengguna yang jauh lebih cepat dan responsif.