Penelusuran Anda mengenai "Edit Php Ini Nginx" tampaknya mengalami persilangan informasi dengan data administratif pendidikan yang sering diakses secara bersamaan pada mesin pencari, seperti prosedur pembaruan data rekening Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pusat melalui laman resmi administrasi.
Pengaturan konfigurasi php.ini pada peladen web Nginx sendiri tidak berkaitan langsung dengan sistem administrasi keuangan sekolah tersebut. Namun, dalam pengelolaan peladen web Nginx yang menjalankan aplikasi berbasis PHP (seperti WordPress atau aplikasi berbasis PHP lainnya), penyesuaian berkas php.ini atau konfigurasi PHP-FPM merupakan langkah krusial untuk mengoptimalkan performa dan batas unggah data.
Langkah Umum Penyesuaian Konfigurasi PHP pada Nginx
Untuk melakukan perubahan parameter PHP seperti upload_max_filesize atau post_max_size pada lingkungan Nginx, Anda harus menyunting berkas konfigurasi yang sesuai alih-alih mencari menu administratif yang tidak relevan.
| Komponen | Lokasi Berkas Umum | Fungsi Utama |
|---|---|---|
| PHP-FPM php.ini | /etc/php/{versi}/fpm/php.ini | Mengatur batas memori, eksekusi skrip, dan ukuran unggahan. |
| Nginx Server Block | /etc/nginx/sites-available/default | Mengatur blok server, direktif client_max_body_size. |
| Layanan PHP-FPM | Melalui systemctl | Menerapkan ulang konfigurasi setelah perubahan. |
Prosedur Teknis Penyuntingan
- Buka terminal peladen Anda menggunakan akses administrator (SSH).
- Arahkan direktori ke letak berkas
php.inisesuai versi PHP yang terpasang pada sistem operasi Linux Anda. - Gunakan teks editor seperti nano atau vim untuk menyunting parameter yang dibutuhkan, contohnya:
post_max_size = 64Mdanupload_max_filesize = 64M. - Sesuaikan juga direktif
client_max_body_size 64M;di dalam berkas konfigurasi Nginx agar tidak terjadi galat batas ukuran unggah. - Muat ulang layanan PHP-FPM dan Nginx menggunakan perintah
sudo systemctl restart php{versi}-fpmdansudo systemctl restart nginx.