Definisi dan Fungsi RFC 8484
DNS over HTTPS (DoH) yang didefinisikan dalam RFC 8484 adalah protokol standar yang dirancang untuk meningkatkan privasi dan keamanan pengguna internet dengan mengenkripsi kueri DNS. Berbeda dengan kueri DNS tradisional yang dikirimkan dalam bentuk teks polos (plain text) melalui port 53, DoH membungkus kueri DNS ke dalam protokol HTTPS (HTTP Secure).
Protokol ini memetakan setiap pasangan kueri-respons DNS ke dalam pertukaran HTTP. Dengan menggunakan HTTPS, data DNS mendapatkan perlindungan integritas dan kerahasiaan melalui lapisan TLS (Transport Layer Security), sehingga mencegah pihak ketiga melakukan penyadapan atau manipulasi data kueri di tengah jalan.
Spesifikasi Teknis Utama
RFC 8484 menetapkan bahwa DoH memanfaatkan infrastruktur web yang sudah ada untuk mengirimkan kueri DNS. Berikut adalah tabel spesifikasi teknis yang mendasari protokol ini:
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Standar Utama | RFC 8484 |
| Protokol Transportasi | HTTPS (RFC 2818) |
| Protokol Aplikasi | HTTP/2 (RFC 7540) |
| Keamanan | TLS (RFC 8446) |
| Format Kueri | DNS Wire Format (RFC 1035) |
Cara Kerja DoH
Proses kerja DoH mengikuti alur pertukaran HTTP standar. Klien (seperti browser atau sistem operasi) mengirimkan permintaan DNS melalui URI HTTPS ke server DoH yang ditentukan. Karena menggunakan HTTP/2, protokol ini mendukung multiplexing, yang memungkinkan banyak kueri dikirimkan secara bersamaan melalui satu koneksi TCP yang aman.
Keunggulan Implementasi DoH
- Privasi: Kueri DNS tidak dapat dibaca oleh penyedia layanan internet (ISP) atau peretas di jaringan lokal.
- Integritas: Mencegah serangan DNS spoofing atau man-in-the-middle karena adanya validasi sertifikat TLS.
- Kompatibilitas: Karena berjalan di atas port 443 (port standar HTTPS), lalu lintas DoH sulit dibedakan dari lalu lintas web biasa, sehingga lebih mudah menembus firewall yang membatasi akses DNS tradisional.
Implementasi dan Penggunaan
Saat ini, banyak penyedia layanan DNS publik telah mengadopsi standar RFC 8484 untuk menyediakan layanan resolusi nama domain yang lebih aman. Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini melalui pengaturan browser (seperti Chrome atau Firefox) atau melalui konfigurasi sistem operasi yang mendukung DoH secara native. Dengan mengikuti standar RFC 8484, interoperabilitas antara berbagai klien dan server DNS terjamin, memastikan bahwa enkripsi yang dilakukan konsisten di seluruh ekosistem internet.