Koreksi Istilah
Istilah 'DNS Over Hiden' yang Anda cari kemungkinan besar merujuk pada DNS over HTTPS (DoH). DoH adalah protokol untuk melakukan resolusi DNS melalui protokol HTTPS terenkripsi, yang bertujuan meningkatkan privasi dan keamanan pengguna dengan mencegah penyadapan data DNS oleh pihak ketiga. Cloudflare merupakan salah satu penyedia layanan DNS publik populer yang mendukung protokol ini.
Implementasi DNS over HTTPS (DoH)
Berikut adalah langkah-langkah teknis untuk mengaktifkan DoH menggunakan Cloudflare pada sistem operasi Windows 11 dan browser Mozilla Firefox.
1. Mengaktifkan DoH di Windows 11
Windows 11 memiliki dukungan bawaan untuk DoH di tingkat sistem operasi. Anda dapat mengaturnya melalui menu pengaturan jaringan:
- Buka Settings > Network & internet.
- Pilih Ethernet atau Wi-Fi sesuai koneksi yang digunakan.
- Klik pada Hardware properties.
- Cari bagian DNS server assignment, lalu klik tombol Edit.
- Ubah pengaturan menjadi Manual dan aktifkan IPv4.
- Masukkan alamat DNS Cloudflare:
1.1.1.1(Preferred) dan1.0.0.1(Alternate). - Pada bagian Preferred DNS encryption, pilih Encrypted only (DNS over HTTPS).
- Simpan pengaturan.
2. Mengaktifkan DoH di Mozilla Firefox
Firefox memiliki pengaturan DoH mandiri yang terpisah dari sistem operasi:
- Buka Settings pada Firefox.
- Cari menu General, gulir ke bawah hingga menemukan bagian Network Settings, lalu klik Settings....
- Centang opsi Enable DNS over HTTPS.
- Pilih Max Protection atau Increased Protection.
- Pada bagian Choose provider, pilih Cloudflare dari daftar yang tersedia.
- Klik OK untuk menyimpan.
| Platform | Metode Utama | Tingkat Keamanan |
|---|---|---|
| Windows 11 | Network Settings (OS Level) | Sistem Luas (Global) |
| Mozilla Firefox | Browser Preferences | Khusus Browser |
Tips Troubleshooting
Jika koneksi internet terasa melambat setelah mengaktifkan DoH, pastikan Anda telah memilih server DNS yang paling dekat secara geografis. Cloudflare secara otomatis mengarahkan permintaan ke server terdekat (Anycast). Jika masalah berlanjut, periksa apakah ada perangkat lunak keamanan (seperti antivirus atau firewall pihak ketiga) yang memblokir port 443 yang digunakan oleh protokol HTTPS.