Cara Setting IP Statis di Windows 10 dan Android

Pengaturan IP Statis pada Windows 10

Pengaturan IP statis (static IP) dilakukan agar perangkat memiliki alamat IP yang tetap dan tidak berubah-ubah saat terhubung ke jaringan. Pada Windows 10, terdapat dua metode utama untuk melakukan konfigurasi ini: melalui antarmuka grafis (GUI) dan melalui Command Prompt.

Metode GUI (Control Panel)

  1. Buka Control Panel, pilih Network and Internet, lalu Network and Sharing Center.
  2. Klik pada koneksi jaringan yang aktif (Ethernet atau Wi-Fi).
  3. Pilih Properties, kemudian klik dua kali pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4).
  4. Pilih opsi Use the following IP address dan masukkan detail IP, Subnet Mask, dan Default Gateway sesuai konfigurasi jaringan Anda.
  5. Klik OK untuk menyimpan perubahan.

Metode Command Prompt (CMD)

Untuk pengguna yang lebih teknis, penggunaan CMD dapat mempercepat proses konfigurasi:

netsh interface ip set address name="Ethernet" static 192.168.1.50 255.255.255.0 192.168.1.1

Pengaturan IP Statis di Android

Pada perangkat Android, pengaturan IP statis dilakukan secara manual melalui pengaturan WiFi. Langkah ini berguna untuk menghindari konflik IP atau memastikan perangkat selalu dikenali oleh router dengan alamat yang sama.

  1. Buka Settings pada perangkat Android Anda.
  2. Masuk ke menu Connections atau Network & Internet, lalu pilih Wi-Fi.
  3. Ketuk ikon gerigi (pengaturan) di samping nama jaringan WiFi yang terhubung.
  4. Pilih View More atau Advanced.
  5. Ubah pengaturan IP Settings dari DHCP menjadi Static.
  6. Masukkan alamat IP, Gateway, dan DNS yang diinginkan.
PlatformMetode UtamaKelebihan
Windows 10Control Panel / CMDKoneksi lebih stabil untuk server/printer
AndroidPengaturan WiFiMenghindari konflik IP di jaringan publik

Troubleshooting Umum

Jika setelah melakukan setting IP statis koneksi internet terputus, pastikan hal-hal berikut:

  • Alamat IP tidak bentrok: Pastikan IP yang dipilih tidak sedang digunakan oleh perangkat lain dalam jaringan yang sama.
  • Subnet Mask & Gateway: Pastikan angka Subnet Mask dan Default Gateway sesuai dengan segmen jaringan router Anda.
  • DNS Server: Jika internet tidak bisa diakses meski IP sudah benar, pastikan DNS telah diisi (misalnya menggunakan DNS Google: 8.8.8.8).