Pengaturan DNS pada Google Chrome
Mengubah pengaturan DNS (Domain Name System) pada Google Chrome memungkinkan pengguna untuk menggunakan layanan DNS pihak ketiga yang lebih aman atau lebih cepat dibandingkan DNS bawaan penyedia layanan internet (ISP). Fitur ini dikenal sebagai Secure DNS atau DNS melalui HTTPS (DoH).
Langkah Mengatur DNS di Google Chrome Desktop
Untuk pengguna Windows, macOS, atau Linux, ikuti langkah teknis berikut:
- Buka aplikasi Google Chrome di perangkat Anda.
- Klik ikon titik tiga (menu) di pojok kanan atas, lalu pilih Settings (Setelan).
- Pilih menu Privacy and security (Privasi dan keamanan) pada panel sebelah kiri.
- Klik pada opsi Security (Keamanan).
- Gulir ke bawah hingga menemukan bagian Advanced (Lanjutan).
- Aktifkan opsi Use secure DNS (Gunakan DNS aman).
- Pilih With (Dengan), lalu pilih penyedia DNS dari daftar yang tersedia (seperti Google Public DNS, Cloudflare, atau OpenDNS) atau masukkan alamat kustom secara manual.
Langkah Mengatur DNS di Google Chrome Android
Pengguna perangkat seluler dapat mengikuti prosedur ini:
- Buka aplikasi Chrome di ponsel Android Anda.
- Ketuk ikon titik tiga di pojok kanan atas dan pilih Settings.
- Pilih menu Privacy and security.
- Ketuk opsi Use secure DNS.
- Aktifkan tombol toggle ke posisi On.
- Pilih penyedia DNS yang diinginkan dari daftar yang tersedia.
| Fitur | Deskripsi |
|---|---|
| Protokol | DNS over HTTPS (DoH) |
| Fungsi Utama | Enkripsi kueri DNS untuk privasi |
| Kompatibilitas | Chrome Desktop & Android |
| Penyedia Umum | Google, Cloudflare, OpenDNS |
Tips Troubleshooting
Jika Anda mengalami kendala seperti DNS server isnβt responding, pastikan koneksi internet Anda stabil. Jika masalah berlanjut, Anda dapat mencoba mereset pengaturan jaringan pada perangkat atau membersihkan cache browser melalui menu Clear browsing data di pengaturan Chrome. Penggunaan DNS pihak ketiga yang terpercaya sering kali membantu meminimalisir kegagalan resolusi domain yang disebabkan oleh gangguan pada server DNS ISP lokal.