Metode Utama Cek Kapasitas Disk Linux
Untuk mengetahui sisa ruang penyimpanan pada sistem Linux, Anda dapat menggunakan perintah df (disk filesystem) untuk melihat penggunaan ruang per partisi, atau du (disk usage) untuk menganalisis ukuran direktori spesifik. Berikut adalah daftar perintah esensial yang digunakan oleh administrator sistem.
1. Perintah df (Disk Filesystem)
Perintah df -h adalah cara tercepat untuk melihat penggunaan disk dalam format yang mudah dibaca manusia (human-readable, seperti GB atau MB).
df -h2. Perintah du (Disk Usage)
Jika Anda ingin mengetahui direktori mana yang memakan ruang paling besar, gunakan perintah du. Kombinasi berikut akan menampilkan 10 direktori terbesar di lokasi saat ini:
du -ah /path/ke/direktori | sort -rh | head -n 103. Perintah lsblk
Untuk melihat struktur fisik disk dan partisi yang terpasang (mount points), gunakan lsblk.
lsblk| Perintah | Fungsi Utama | Opsi Umum |
|---|---|---|
| df | Melihat sisa ruang per partisi | -h (human-readable), -T (tipe file) |
| du | Melihat ukuran file/folder | -sh (summary, human-readable) |
| lsblk | Melihat daftar perangkat blok | -f (tampilkan filesystem) |
| ncdu | Analisis visual interaktif | -x (tetap di satu filesystem) |
Analisis Perintah dan Troubleshooting
Saat menjalankan df -h, perhatikan kolom Use%. Jika angka tersebut mencapai 90% atau lebih, sistem mungkin akan mengalami kendala penulisan data. Gunakan ncdu (NCurses Disk Usage) jika Anda membutuhkan antarmuka berbasis teks yang interaktif untuk menghapus file besar dengan cepat. Jika ncdu belum terinstal, Anda dapat menginstalnya melalui manajer paket distro Anda (misal: sudo apt install ncdu atau sudo yum install ncdu).
Tips: Jika Anda menemukan perbedaan ukuran antara df dan du, hal ini sering disebabkan oleh file yang telah dihapus namun masih dibuka oleh proses yang sedang berjalan (zombie file). Gunakan perintah lsof | grep deleted untuk mengidentifikasi proses tersebut dan lakukan restart pada layanan terkait untuk membebaskan ruang disk secara nyata.