Cara Mengatur Exclude File di Solid Security (iThemes Security)

Pengaturan Exclude File pada Solid Security

Untuk mengatur pengecualian (exclude) file atau direktori pada plugin Solid Security (sebelumnya dikenal sebagai iThemes Security), Anda harus mengakses fitur File Change Detection. Pengaturan ini krusial agar sistem tidak memberikan peringatan palsu (false positive) saat ada perubahan file yang memang sengaja Anda lakukan, seperti pembaruan log atau file cache.

Langkah-langkah Konfigurasi

  1. Masuk ke dashboard WordPress Anda.
  2. Navigasi ke menu Security > Settings.
  3. Cari modul File Change Detection.
  4. Klik ikon gerigi atau tombol Configure Settings.
  5. Pada kolom Exclude Files from Detection, masukkan path file atau direktori yang ingin diabaikan.
  6. Simpan perubahan dengan menekan tombol Save Settings.

Tabel Format Penulisan Path Exclude

TipeContoh FormatKeterangan
File Spesifikwp-content/uploads/log.txtMengecualikan satu file tertentu
Direktoriwp-content/cache/*Mengecualikan seluruh isi folder cache
Ekstensi*.logMengecualikan semua file dengan akhiran .log

Tips Troubleshooting

Jika Anda masih menerima notifikasi perubahan file setelah melakukan exclude, pastikan path yang Anda masukkan bersifat relatif terhadap root direktori WordPress Anda. Hindari penggunaan slash (/) di awal path. Gunakan tanda bintang (*) sebagai wildcard untuk mencakup sub-direktori atau variasi nama file. Selalu lakukan pembersihan cache setelah mengubah pengaturan ini agar sistem melakukan pemindaian ulang dengan parameter yang baru.

Pentingnya File Change Detection

Fitur ini bekerja dengan membandingkan checksum file saat ini dengan database yang tersimpan. Jika ada file inti WordPress yang berubah tanpa izin, Solid Security akan memberikan peringatan. Dengan melakukan exclude pada file yang dinamis (seperti file log atau cache), Anda mengurangi beban kerja server dan meminimalisir notifikasi yang tidak perlu, sehingga Anda bisa lebih fokus pada peringatan keamanan yang benar-benar kritis.